Cara Kerja Mobil Hidrogen

Sesuai namanya mobil hidrogen adalah mobil listrik yang ditenagai oleh gas hidrogen. Apabila di mobil listrik klasik listrik yang digunakan adalah energi listrik yang berasal dari stasiun pengisian daya, maka mobil hidrogen mendapatkan listriknya dari sebuah alat yang bernama fuel cell atau sel bahan bakar yang mana fungsinya adalah untuk merubah gas hidrogen dan oksigen menjadi energi listrik. Terdengar sangat sederhana padahal kenyataannya ada proses elektro kimia yang terjadi ketika fuel cell ini bekerja memproduksi energi listrik.

Reaksi kimia yang terjadi pada fuel cell inilah sebenarnya inti dari cara kerja mobil hidrogen, karena proses berikutnya hampir sama persis yang terjadi pada mobil listrik biasa. Oh ya perlu diketahui juga hasil reaksi kimia dari fuel cell tersebut hanyalah air dan panas. Maka tidak heran mobil hidrogen bisa dibilang zero emission karena hanya mengeluarkan air dari knalpotnya.

Layaknya pada mobil listrik biasa, setelah energi listrik diproduksi maka mobil hidrogen juga memiliki baterai untuk menyimpan energi listriknya. Karena karakteristik yang menyerupai mobil listrik, mobil hidrogen juga sering dikategorikan sebagai mobil listrik biasa. Walaupun sebenarnya mobil hidrogen membutuhkan gas yang biasanya disi di stasiun pengisian gas hidrogen.

Selain itu karena mobil hidrogen tidak tergantung pada 100 persen pada baterainya, melainkan memiliki ‘pembangkit listrik’ sendiri maka mobil hidrogen memiliki jarak tempuh yang hampir sama dengan mobil bahan bakar biasa tergantung seberapa besar kapasitas tabung gas hidrogen yang dimiliki.

Mengisi gas pada mobil hidrogen hampir mirip layaknya mengisi bahan bakar pada mobil biasa. Untuk mengisi gas hidrogen biasanya hanya membutuhkan 10 menit untuk mengisi hingga penuh. Tidak seperti pada mobil listrik biasa yang membutuhkan waktu minimal 30 menit hingga berjam-jam untuk mengisi baterainya hingga penuh. Namaun pada beberapa tipe mobil hidrogen apabila dalam kondisi darurat dimana staisun pengisian gas hidrogen susah ditemukan maka kita bisa mengisi ulang baterainya langsung di stasiun pengisian daya listrik layaknya mobil listrik biasa.

Jadi bisa disimpulkan kelebihan dan kekurangan dari mobil hyrdogen adalah sebagai berikut:

Kelebihan

  • Pengisian gas yang relatif cepat apalagi bila dibandingkan dengan mobil listrik biasa. Mobil hidrogen dapat diisi full gas hanya dalam waktu 5 sampai 10 menit.
  • Zero emision alias nihil satu-satunya yang keluar dari mobil hidrogen adalah air.
  • Jarak tempuh yang jauh.

Kekurangan

  • Stasiun pengisian hidrogen yang sangat jarang bahkan di negara-negara maju seperti Amerika Serikat sendiri masih sangatlah jarang.
  • Walaupun harga hidrogen relatif lebih murah, namun memproduksi dan mendistribusikan hidrogennya sendiri masih sangatlah mahal.
  • Mobil hidrogen masih mahal, salah satu mobil hidrogen yang populer adalah Toyota Mirai yang harganya sendiri saat ini di luar negeri diatas 1 miliar rupiah.