Ketika Mobil Tesla Menjadi ‘Ancaman’ Militer Cina

Category: Berita, Mobil Listrik 10 0

Perkembangan teknologi yang pesat kadang menimbulkan ancaman serius pada kerahasiaan publik. Contoh sederhana adalah penggunaan perangkat smartphone di kehidupan kita sehari-hari yang justru rawan tereksposnya kehidupan pemiliknya ke dunia luar. Tapi rupanya kini masalah ini mulai merambat ke industri mobil listrik.

Seperti yang diberitakan oleh beberapa media nasional dan internasional seperti Bloomberg dan detik, baru-baru ini militer Cina mengambil kebijakan untuk melarang semua mobil Tesla berada atau parkir di kawasan militer di negara tirai bambu tersebut. Penyebabnya, kamera yang tertanam pada mobil listrik Tesla diduga dapat merekam semua area di sekitarnya ketika sistem kemudi tanpa sopir (autodrive) sedang aktif. Oleh karena itu pihak militer dan pemerintah Cina menganggap hal ini dapat mengancam keselamatan nasional karena diduga dapat merekam gambar kawasan atau area yang dianggap sensitif.

Saat ini dikabarkan beberapa pangkalan militer di Cina dilarang dimasuki oleh mobil buatan Elon Musk tersebut. Kasus ini sendiri mencuat setelah beberapa pemilik Tesla di cina yang kebetulan tinggal di dekat pangkalan militer diminta pihak otoritas setempat untuk memarkirkan mobilnya diluar area kawasan militer tersebut.

Menurut Elon Musk sendiri, dirinya mengakui jika mobil-mobil buatan Tesla memang dilengkapi dengan beberapa kamera karena untuk meningkatkan fitur pada mobil buatannya tersebut. Bahkan Elon berjanji, apabila ternyata perusahaannya menggunakan Tesla untuk memata-matai Cina, maka ia siap akan menutup pabrik perakitan miliknya yang berada di Cina.

Tesla, terutama model 3 adalah salah satu model mobil listrik yang penjualannya tertinggi di Cina. Tesla Model 3 yang dijual di sana adalah model 3 yang dirakit di pabrik perakitan Tesla yang berlokasi di kota Shanghai. Sejak tahun 2019, Tesla model 3 sudah terjual hingga 113 ribu unit di Cina, menjadikannya sebagai mobil listrik kedua paling laku setelah mobil listrik mungil Mini EV buatan Wuling.

Related Articles

Add Comment