Di Jerman, Untuk Memiliki Mobil Listrik Biayanya Hampir Gratis

Category: Berita, Mobil Listrik 14 0

Di beberapa negara di Eropa bukanlah hal baru jika pemerintah disana mempromosikan mobil ramah lingkungan yang salah satu caranya dengan memberikan insentif atau bonus sejumlah uang untuk pembelian mobil listrik. Jerman adalah satu negara di Eropa yang saat ini cukup murah hati pemerintahnya memberikan insentif yang totalnya bisa sampai 9000 euros atau sekitar Rp 150 juta diluar tambahan promosi dari masing-masing pabrikan mobil bagi setiap warganya apabila ingin menggunakan atau membeli mobil listrik baru.

Bahkan apabila ingin membeli mobil listrik dengan skema penyewaan jangka panjang, sebuah perusahaan leasing di Jerman – AutoHaus menawarkan pembayaran 0 euros selama 24 bulan untuk mobil Renault Zoe elektrik dengan opsi pembelian mobil full diakhir kontrak. 0 euros ini memungkinkan setelah adanya potongan subsidi dari pemerintah Jerman.

Gara-gara promosi tersebut AutoHaus dikabarkan kebanjiran order hingga 300 permintaan dalam waktu hanya dua minggu. Perusahaan lain seperti CarFellows juga menawarkan sistem sewa jangka penjang yang menggiurkan. Mereka menawarkan Smart EQ elektrik dengan pembayaran 9,90 euros/bulan atau sekitar Rp 160 ribu.

Selain Jerman beberapa negara di Eropa lainnya menawarkan bonus yang hampir mirip-mirip. Di Perancis warga yang ingin membeli mobil listrik atau hybrid plugin mendapatkan bonus sebesar 5000 euros, bahkan apabila mobil lama kita ingin ditukar dengan mobil ramah lingkungan tersebut maka akan mendapatkan tambahan bonus sebesar 2000 euros. Di Belanda pemerintah setempat meningkatkan anggaran bantuan pembelian mobil ramah lingkungan menjadi sebesar 10 juta euros pada tahun 2020 ini, yang mana anggaran tersebut sudah habis terserap selama 8 hari sejak pertama kali diberlakukan.

Related Articles

Add Comment