Mobil Listrik Tidak Lebih Bahaya Ketika Kecelakaan

Category: Berita, Mobil Listrik, Motor Listrik 70 0

Sebuah study yang dilakukan oleh perusahaan safety asal Jerman -Dekra mengungkapkan kalau mobil listrik tidak lebih bahaya dibandingkan dengan mobil konvensional ketika mengalami kecelakaan.

Informasi ini cukup memberikan angin segar dimana mitos yang beredar bahwa mobil listrik lebih rentan ketika kecelakaan dibandingkan dengan mobil konvensiona ternyata hanya sebatas mitos belaka.

Penelitian yang dilakukan Dekra adalah dengan cara melakukan crash test pada dua mobil listrik yang paling populer di dunia yaitu Nissan Leaf dan Renault Zoe. Keduanya menggunakan baterai li-on yang memang memiliki resiko terbakar, namun ternyata bukan hanya sistem pengaman baterai kedua mobil tersebut cukup aman juga ternyata hasil test kedua mobil yang tersebut relatif lebih baik dibandingkan dengan mobil konvensional sejenis.

Tes tabrakan yang dilakukan Dekra adalah dengan cara mensimulasikan 4 tipe kecelakaan yang bisa terjadi: benturan dari atas dengan sebuah beban beton pada kecepatan 60km/jam untuk Renault Zoe, dua benturan dari atas pada kecepatan 60 dan 75 km/jam untuk Nissan Leaf dan benturan fontral dari depan pada kecepatan 84 km/jam yang mana untuk benturan frontal ini untuk mensimulasikan tabrakan dengan pohon misalnya. Sebagai catatan Dekra melakukan test ini dengan kecepatan diatas kecepatan standar pengetesan biasa.

Dari pengetesan ini Dekra juga menjelaskan 3 kunci informasi yang bisa diambil. Pertama tidak adanya masalah pada jaringan listrik tegangan tinggi pada mobil listrik tersebut ketika terjadi kecelakaan, kerusakan bodi mobil yang tidak lebih parah dibandingkan dengan mobil konvensional sejenis dan terakhir tidak munculnya api walaupun baterai mobil mengalami perubahan bentuk yang ekstrim. Sebagai informasi juga Nissan Leaf dan Renault Zoe dianugerahi 5 bintang pada pengetesan Euro NCAP.

Dengan pengetesan ekstrim ini Dekra juga ingin memberikan kontribusi dalam hal prosedur penyelamatan yang paling efektif dan efisien agar penumpang didalam mobil listrik yang mengalami kecelakaan dapat lebih cepat dievakuasi. Selain itu juga Dekra merekomendasikan sistem untuk menyalurkan air langsung kedalam kompartemen baterai dengan tujuan untuk memadamkan api apabila terjadi kemungkinan yang paling buruk. yaitu baterai mengeluarkan api. Namun menurut mereka metode ini perlu dilakukan riset lanjutan lagi.

Related Articles

Add Comment